Blog
UIN Walisongo Perkuat Kesiapan Akreditasi 32 Program Studi dalam Cakupan LAMGAMA

UIN Walisongo Perkuat Kesiapan Akreditasi 32 Program Studi dalam Cakupan LAMGAMA

UIN Walisongo Online, Semarang – UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Kebijakan dan Arah Pengembangan Akreditasi LAMGAMA dalam Penguatan Mutu Pendidikan Tinggi”, Selasa (22/9/2026), bertempat di Ruang Teater Lantai 4 Gedung ICT Center UIN Walisongo Semarang.

Kegiatan yang berada di bawah koordinasi Kepala Pusat Akreditasi, Sertifikasi, dan Pemeringkatan UIN Walisongo Semarang ini menghadirkan Prof. Dr. Najahan Musyafak, M.A., Anggota Dewan Eksekutif Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan, Sosial, Humaniora, dan Agama (LAMGAMA) sebagai narasumber.

FGD diselenggarakan sebagai forum strategis untuk memperkuat pemahaman pimpinan fakultas dan program studi mengenai kebijakan, arah pengembangan, serta dinamika akreditasi LAMGAMA sekaligus memperkuat sinergi dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi di UIN Walisongo Semarang.

Kegiatan dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. Imam Yahya, M.A. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kesiapan program studi dalam merespons perkembangan kebijakan akreditasi serta menempatkan akreditasi sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan tinggi secara berkelanjutan.

Selanjutnya, kegiatan FGD dipandu langsung oleh Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Walisongo Semarang, Dr. Saminanto, M.Sc. Dalam memandu diskusi, Ketua LPM mengarahkan pembahasan pada isu-isu strategis yang berkaitan dengan kebijakan akreditasi LAMGAMA, kesiapan program studi, serta keterkaitan proses akreditasi dengan implementasi penjaminan mutu internal di lingkungan UIN Walisongo.

FGD dihadiri oleh para dekan, Direktur dan Wakil Direktur Pascasarjana, para Wakil Dekan Bidang Akademik, Gugus Penjaminan Mutu (GPM), ketua dan sekretaris program studi yang berada dalam cakupan LAMGAMA, serta tim LPM UIN Walisongo Semarang.

Dalam paparannya, Prof. Dr. Najahan Musyafak, M.A. menyampaikan berbagai perkembangan terkait kebijakan dan arah pengembangan akreditasi LAMGAMA. Pembahasan mencakup perspektif akreditasi sebagai bagian dari penguatan mutu, pemenuhan standar pendidikan tinggi, tata kelola, relevansi program studi, capaian pembelajaran, serta upaya peningkatan mutu secara berkelanjutan.

Forum juga menjadi ruang dialog antara LAMGAMA dengan pimpinan fakultas dan program studi. Para peserta mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan dan mendiskusikan berbagai tantangan serta kebutuhan program studi dalam mempersiapkan proses akreditasi.

Kapus ASP, Dr. Anila Umriana, M.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pusat Akreditasi, Sertifikasi, dan Pemeringkatan dalam memperkuat koordinasi dan kesiapan program studi menghadapi perkembangan kebijakan akreditasi.

“FGD ini diharapkan dapat membangun pemahaman yang sama antara pimpinan universitas, fakultas, program studi, dan tim penjaminan mutu mengenai arah pengembangan akreditasi LAMGAMA. Dengan pemahaman yang sama, persiapan akreditasi tidak hanya berorientasi pada pemenuhan dokumen, tetapi juga menjadi bagian dari proses peningkatan mutu yang berkelanjutan,” ujarnya.

Lebih lanjut, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat keterkaitan antara proses akreditasi dengan implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Program studi diharapkan mampu menjadikan hasil evaluasi dan proses akreditasi sebagai dasar untuk melakukan perbaikan dan pengembangan secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, UIN Walisongo Semarang terus memperkuat sinergi antara pimpinan universitas, fakultas, program studi, dan unit penjaminan mutu dalam membangun budaya mutu. Pemahaman yang lebih baik mengenai kebijakan dan arah pengembangan akreditasi LAMGAMA diharapkan menjadi pijakan bagi 32 program studi dalam cakupan LAMGAMA untuk mempersiapkan proses akreditasi sekaligus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi secara berkelanjutan.