WHC UIN Walisongo Jalin Kerjasama dengan BPJPH di Tengah H20 Summit 2026
UIN Walisongo Online, Jakarta — Walisongo Halal Center (WHC) UIN Walisongo Semarang menjadi salah satu lembaga yang menandatangani Perjanjian Kerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dalam rangkaian pembukaan The 5th Halal 20 (H20) Summit 2026 di Jakarta, Jumat (18/9/2026).
Direktur Walisongo Halal Center UIN Walisongo, Amir Tajrid, menghadiri secara langsung penandatanganan tersebut. Kerjasama ini merupakan sinergi yang berkelanjutan antara Lembaga Pelatihan Kerja WHC dan BPJPH sebagai bagian penting untuk menguatkan ekosistem halal nasional dan global.
H20 Summit 2026 berlangsung pada 18–20 September 2026 di Trans Hotel Jakarta dengan mengusung tema “Bridging Bridges: Connecting Nations and Stronger Partnerships through Global Halal Trade & Economy”. Forum internasional tersebut mempertemukan para pemangku kepentingan sektor halal dari lebih dari 40 negara.
Rangkaian pembukaan H20 Summit 2026 dihadiri sejumlah tokoh nasional dan internasional. Di antaranya Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan, Pratikno (Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia), Wakil Perdana Menteri (PM) Malaysia Ahmad Zahid Hamidi, para pejabat negara, para duta besar, dan berbagai perwakilan pemerintah dan non pemerintah dari negara asing yang terlibat dalam ekosistem halal .
Selama ini, UIN Walisongo melalui Walisongo Halal Center telah aktif dalam berbagai kegiatan pengembangan kompetensi di bidang halal. Kegiatan tersebut meliputi pelatihan Pendamping Proses Produk Halal (P3H), penyelia halal, auditor halal, termasuk auditor halal internasional, serta berbagai pelatihan dan pengembangan kompetensi terkait penyelenggaraan jaminan produk halal.
Direktur Walisongo Halal Center UIN Walisongo, Amir Tajrid, mengatakan penandatanganan kerja sama tersebut menjadi momentum untuk semakin memperkuat peran perguruan tinggi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten di sektor halal. “Perkembangan industri halal tidak hanya membutuhkan peningkatan jumlah pelaku usaha yang tersertifikasi, tetapi juga membutuhkan tenaga profesional yang mampu menjalankan proses jaminan produk halal secara konsisten dan berkualitas,” ungkapnya.
Melalui kerja sama tersebut, WHC UIN Walisongo diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam pengembangan kompetensi sumber daya manusia halal di bawah koordinasi dengan BPJPH. Kolaborasi ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem halal Indonesia di tengah semakin berkembangnya kerja sama halal di tingkat global.