
Mahasantri Ma’had Al-Jami’ah UIN Walisongo Raih Juara 1 MTQ Semarak Harlah IAT ke-36
UIN Walisongo Online, Semarang – Prestasi membanggakan kembali diraih keluarga besar Ma’had Al-Jami’ah UIN Walisongo Semarang. Alfian Praditama, salah satu mahasantri Ma’had Al-Jami’ah, berhasil meraih Juara 1 dalam lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) yang diselenggarakan dalam rangka Semarak Hari Lahir (Harlah) ke-36 Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), Selasa (13/10/2026).
Kompetisi tersebut berlangsung di Gedung Fakultas Ushuluddin dan Humaniora UIN Walisongo Semarang. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir sebagai bagian dari rangkaian peringatan Harlah IAT ke-36 tahun 2026.
Dalam kompetisi yang diikuti peserta dari berbagai jurusan tersebut, Alfian tampil gemilang melalui lantunan ayat suci Al-Qur’an yang merdu, tartil, serta didukung penguasaan maqamat yang baik. Penampilannya berhasil memikat dewan juri hingga mengantarkannya meraih posisi tertinggi dalam perlombaan.
Capaian ini menjadi bukti nyata semangat mahasantri dalam mengembangkan kemampuan membaca Al-Qur’an sekaligus mengukuhkan pentingnya pembinaan keagamaan di lingkungan perguruan tinggi. Prestasi Alfian juga menjadi kebanggaan bagi Ma’had Al-Jami’ah UIN Walisongo Semarang dalam mendorong lahirnya generasi mahasiswa yang unggul dalam bidang akademik maupun keagamaan.
Kepala Pusat Ma’had Al-Jami’ah, Dr. Ahmad Maghfurin M.Ag., M.A. menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Alfian. Prestasi tersebut dinilai sebagai salah satu hasil positif dari pembinaan Al-Qur’an yang terus dikembangkan di lingkungan ma’had.
“Kami sangat bangga atas prestasi Alfian. Ini adalah bukti bahwa pembinaan Al-Qur’an di Ma’had Al-Jami’ah berjalan dengan baik. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh mahasantri untuk terus mencintai, mempelajari, dan mengamalkan Al-Qur’an, serta menginspirasi untuk terus berkarya,” ujar Ahmad Maghfurin.
Lebih dari sekadar pencapaian individu, keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasantri lainnya untuk terus mengasah potensi, meningkatkan kualitas diri, dan berani berkompetisi dalam berbagai ajang prestasi, baik di tingkat universitas, regional, maupun nasional.
Prestasi Alfian Praditama sekaligus menegaskan bahwa kecintaan terhadap Al-Qur’an dapat tumbuh seiring dengan semangat berkompetisi dan berprestasi di lingkungan kampus. Semoga capaian ini menjadi langkah awal bagi prestasi-prestasi berikutnya serta membawa keberkahan dan manfaat bagi diri sendiri, almamater, dan masyarakat.