UIN Walisongo Selaraskan Persepsi Asesor BKD, Dorong Penilaian Kinerja Dosen yang Objektif dan Akuntabel
UIN Walisongo Online, Semarang – Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menggelar kegiatan Penyelarasan Penilaian Asesor Beban Kerja Dosen (BKD) Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 pada Senin (6/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk menyamakan persepsi para asesor dalam melakukan penilaian kinerja dosen agar sesuai dengan pedoman dan regulasi yang berlaku.
Sebanyak 110 asesor BKD mengikuti kegiatan yang mempertemukan setiap pasangan asesor guna menyelaraskan hasil penilaian terhadap laporan BKD dosen. Proses penyelarasan dilakukan untuk memastikan setiap asesor memiliki pemahaman yang sama dalam menerapkan indikator penilaian sehingga hasil evaluasi dapat dipertanggungjawabkan.
Kegiatan tersebut dikoordinasikan oleh Kepala Pusat Pengembangan Sistem Akademik dan Manajemen Informasi (PSAMI), Dr. Joko Budi Poernomo, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa penyelarasan menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pelaksanaan evaluasi kinerja dosen.
“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya penyamaan persepsi dan penguatan konsistensi antar asesor dalam melakukan penilaian Beban Kerja Dosen sesuai pedoman dan regulasi yang berlaku. Forum ini juga menjadi sarana penguatan kapasitas asesor sekaligus upaya peningkatan mutu pelaksanaan evaluasi kinerja dosen di lingkungan perguruan tinggi,” ujar Joko.
Menurutnya, penyamaan persepsi antarasesor sangat diperlukan agar proses penilaian tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga mencerminkan prinsip objektivitas, keadilan, dan profesionalisme. Dengan demikian, setiap hasil evaluasi dapat menjadi dasar yang kuat dalam pengembangan kualitas dosen maupun institusi.
Dalam kegiatan tersebut, para asesor mendiskusikan berbagai aspek penilaian BKD, mulai dari pelaksanaan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga tugas penunjang tridarma perguruan tinggi. Setiap pasangan asesor melakukan pencermatan terhadap hasil penilaian untuk memastikan kesesuaian dengan ketentuan yang berlaku.
Melalui forum penyelarasan ini, UIN Walisongo berharap proses evaluasi Beban Kerja Dosen Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 dapat berlangsung secara objektif, konsisten, transparan, dan akuntabel. Keseragaman pemahaman antarasesor diharapkan turut mendukung peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi serta penguatan budaya penjaminan mutu di lingkungan universitas.
Kegiatan penyelarasan asesor BKD juga menjadi bagian dari komitmen UIN Walisongo Semarang dalam meningkatkan kualitas tata kelola akademik. Dengan evaluasi kinerja dosen yang semakin baik, perguruan tinggi diharapkan mampu menjaga standar mutu pelaksanaan tridarma sekaligus mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan kepada masyarakat.